Posts

Tentang Paradigma

Image
Paradigma itu ibarat peta, ketika kita akan menuju ke sebuah kota tertentu. Katakanlah dari Tangerang Selatan ke Jakarta Utara. Tapi sayangnya, peta yang kita bawa (bukan versi Gmap ya) adalah peta yang mengarah ke Serang. Sepanjang perjalanan kita akan mendapati bahwa kita tidak akan mungkin sampai pada lokasi tujuan. Karena peta yang kita gunakan tidak sama. Sepanjang perjalanan ini. orang akan terbagi menjadi 2 dalam menyikapi kesalahan ini : 1. orang yang mempercepat langkahnya agar dia segera sampai, meski sayangnya dia justru mempercepat dia tiba di lokasi yang salah. 2. orang yang senang, menikmati lokasi baru yang memang belum pernah didatanginya sebelumnya. Ya, tapi mau mengambil sikap apapun : positif maupun negatif, mereka tetap sama - tidak akan sampai ke tujuan, karena salah peta. Jadi kita butuh peta yang benar. Peta yang mengarahkan kita ke lokasi yang menjadi tujuan kita. Nah, ketika nantinya ada halangan dalam mencapai tujuan, misalnya macet, kendaraa...

Menikmati Masa Penantian

Image
Pernah nggak sih kamu merasa resah karena jodoh tak juga kunjung hadir? Trus bertanya-tanya, “Ada nggak ya, yang mau nikah sama saya?” Padahal, jodoh, rejeki, kematian adalah ketetapan Allah. Yang tidak akan mungkin salah sasaran maupun salah waktu kedatangan. Dari Abdullah bin Masud, rasulullah saw bersabda, di saat manusia masih berada dalam perut ibunya, ”….diperintahkan malaikat untuk menuliskan rezekinya (dalam h.I termasuk jodoh), ajalnya, amal perbuatannya, kebahagiaan atau kesengsaraannya…” Nah, Jodoh itu sendiri termasuk ke dalam rezeki. Sudah ditetapkan oleh Allah. Sudah tertulis pada kitab Lauh Mahfudz. Kita sebagai manusia, tidak perlu repot-repot memikirkannya dan meresahkan, trus berandai-andai siapa pendamping kita nanti, atau kapan ya akad nikah, dan seterusnya. Toh nanti juga ketemu koq.. Nah, yang perlu kita pikirkan  adalah bagaimana ikhtiar kita dalam menjemput jodoh itu! Karena, yang akan Allah ganjar dengan pahala kebaikan adalah bagaiman...

Jatuh Cinta Sebelum Waktunya

Image
Pernah ngga sih kamu terkena Virus Merah Jambu, atau bahkan sampai terlibat hubungan tanpa status, atau merasa bahagia kalau bisa balas-balasan komen di postingan IG atau ngerasa antusias saat ada seorang ikhwan membalas Story IGmu,  atau ada yang sampai saling berkirim hadiah, meskipun sekedar ucapan selamat berjuang atau semacamnya; dan ternyata ada rasa yang berbeda saat menerimanya? Kita sudah terlanjur jatuh cinta, padahal kita belum dapat lampu hijau untuk menikah. Alasannya beragam : masih kuliah, masih terlalu muda, masih ada kakak yang belum menikah juga, masih belum dapat izin orang tua, atau ada juga akhwat yang merasa tak berhak “bertanya” terlebih dahulu kepada ikhwan “pujaan hatinya” yang tak ada tanda-tanda akan datang melamar. Ya, tidak bisa disangkal, bagi kamu yang sehari-harinya berinteraksi secara intens dengan lawan jenis, misalnya di perkuliahan, organisasi, pekerjaan, agenda2 sosial, atau mungkin karena memang tetangga kosan, pastinya akan ban...

Belajar dari 3 Penasehat Raja

Image
Cerita sederhana, tentang Seorang Raja, dan 3 Penasihatnya. Suatu hari, raja memerintahkan ketiga penasehatnya untuk mengambil buah-buahan di kebun kerajaan. Raja memberikan bekal 1 karung untuk setiap orang. Maka pergilah ketiga penasehat itu ke kebun kerajaan. Penasihat pertama berjalan menuju kebun sembari terus menggerutu, “Ih, emangnya tugas penasehat kerajaan itu cuma ngambil buah-buahan?! Gak pantes lah . ” Setelah sampai di lokasi pun, dia merasa malas untuk memanjat pohon dan memetik buah-buahan dari pohonnya. Dia masukkan saja buah-buahan yang sudah terjatuh  di bawah, tak peduli bagaimana kondisi buah tersebut. Bahkan sebagiannya ada yang telah membusuk  dimakan ulat. Segera diisinya karungnya sampai penuh. Penasihat kedua berjalan menuju kebun sembari bergumam, “Ah, raja pasti sangat sibuk . Tidak mungkin dia akan memeriksa satu per satu hasil buah-buahan yang kami ambil!”. Ketika sampai di kebun, yang dilakukan adalah memasukkan apapun  yang dit...